Tuesday, November 12, 2013



Cara membuat tempat pensil flannel rit samping


Hallo.. di sini saya mau berbagi cara membuat tempat pensil dari flannel dengan rit di samping.
Siapkan bahannya: flannel, rit, kepala rit, lapisan dalam (berupa kain furing)
Ukuran tempat pensil menyesuaikan. Misalnya 20x 10 cm, maka flanelnya kira-kira 21x21 cm. (saya suka pakai ilmu kira-kira)
ini bahan-bahannya

Letakkan rit di antara kain flannel dan lapisan dalam. (Karena saya memakai ukuran berbentuk bujur sangkar jadi tidak masalah meletakkannya.) perhatian bagaimana ritnya menghadap. *Yang ada di atas mengadap kain flannel.

 Beri jarum pentul
Lipat menjadi seperti ini dan jarumi sisi satunya lagi.Untuk sisi yang satunya supaya nanti rapi. Saya melipat dulu baru menjaruminya, karena bagian luar sedikit lebih lebar dari bagian dalamnya.
begini caranya:
Gunting bila ada kain sisa. Karena saya pakai ilmu kira-kira jadi bersisa begini….


kain yang sudah dijarumi
Kemudian jahit. Tidak ada gambar saat menjahit. Ini hasilnya yang sudah dijahit.
Balik.

Kita lalu memasang rit.
Paskan kiri dan kanan

Pasang ritnya. 

Ritkan kemudian keluarkan lagi. Buka lagi ujungnya


Pasangkan kembali. 

Balikkan lagi…. Biar tidak gosong…….


Bentuk seperti ini letak rit bisa sesuka kita bisa tepat di tengah atau di agak pinggir. 


Pakai jarum pentul supaya rapi.


Jangan lupa salah satu bagian dari lapisan furing dilipat. Bagian ini supaya terbuka
sehingga kita bisa pakai untuk membalik kembali flanelnya.
Jahit. Kalau mau manta jahit dua kali supaya kuat J.

Bagian ini bersisa

Kita balikkan lagi lewat lubang lapisan dalam yang tadi kita sisakan.
Ini proses pembalikan… kalau lubangnya besar gampang, kalau kekecilan repooot….


Ujung-ujungnya dirapikan.

Jahit bagian furing yang tadi disisakan. Bisa jahit mesin atau tangan. Rapikan.

Yeeeeee… tempat pensil kita sudah jadi… tepuk tangan!! Prok prok prok. :D

Semoga langkah-langkah di atas berguna. :)

Tuesday, January 29, 2013

jalan yuuk biar sehat



Jalan sehat ini diikuti oleh guru-guru se Bantul yang katanya mencapai  6000  orang. (entah benar tidak). Saking mantabnya jalan sehatnya diadakan dua kali. Maksudnya mungkin supaya guru-guru benar-benar jadi sehat. Karena guru-guru biasanya cuma di kelas saja, jadi mungkin jarang olah raga. (kalau saya sih iya… hohohoho)

Jalan sehat yang pertama (tanggal berapa lupa, karena sudah tahun lalu) diadakan di kecamatan Kasihan rutenya mengitari kawasan Gunung Sempu. Jalannya naik-naik-turun-naik-turun begitulah…
Sewaktu menuju lapangan tempat start, banyak motor antri mau parkir.
 
Daerah sekitar rute adalah area pemakaman.  

Jalan yang sempit membuat peserta harus antri. Salah satu rute juga melewati jembatan yang hanya cukup untuk 2-3 orang. 


Setelah jalan agak turun melewati padepokan seni Bagong Kusudiarjo, melewati jalan, rute kembali naik sampai sekitar BANDIKLAT DIY. 
Kemudian naik dan turun sampai lapangan awal start kembali.

Jalan sehat II.
Seperti halnya film laris jalan sehat ini juga ada sekuelnya. Kali in seting jalan sehat adalah pasar seni Gabusan.

Tapi ternyata foto-fotonya seperti biasa foto peserta dari belakang   ~_~
Karena jalan sehat ini wajib pesertanya-pun membudak.

Thursday, January 24, 2013

Merapi akhir tahun 2010

Mengenang beberapa saat setelah merapi meletus. Ini gambar saat saya mengunjungi merapi. Saat itu pohon-pohon masih belum ada yang tumbuh.